(What’s The Story) Morning Glory?, Pelopor Kebangkitan Kembali The British Invasion

Di era 1960-an dunia pernah merasakan suatu pengaruh yang amat besar yang datangnya dari tanah British lewat sebuah band yang bernama The Beatles. Kuartet John Lenon-Paul Mc Cartney-George Harisson-Ringgo Star kala itu telah menciptakan suatu babak baru dalam dunia musik yang bahkan sampai berhasil merambah ke Amerika Serikat yang saat itu tengah dikuasai oleh The King of Rock’n Roll Elvis Presley. Tidak diragukan lagi, kemunculan The Beatles telah membawa suatu perubahan besar dalam kehidupan manusia pada era tersebut. Mulai dari gaya rambut dan berpakaian pada saat itu juga turut dipengaruhi oleh mereka. Pengaruh luar biasa mereka inilah yang kemudian memunculkan istilah British Invasion dalam dunia musik. Merujuk pada sejarah bangsa Inggris yang di sejak abad 16 telah menjadi penguasa dunia lewat kekuatan angkatan lautnya.

Setelah The Beatles, ada juga Led Zeppelin yang kemudian mampu menciptakan gelombang invasi kedua lewat pengaruhnya yang sedemikian besar lewat kemunculan mereka sebagai band rock’n roll di era 1970-an. Namun setelah kedua band ini bubar dan tidak lagi mengeluarkan album. Tidak ada lagi kemunculan band-band asal Inggris yang mampu mengguncang dunia. Walaupun dunia musik tetap tidak sepi dari kemunculan band-band asal Inggris, tetap saja tidak ada yang bisa menandingi kualitas invasi yang diciptakan oleh dua band tersebut sebelumnya.

Barulah di era tahun 1990-an dunia kembali digoncangkan oleh kehadiran band asal Manchester yang bernama Oasis. Band yang dipimpin oleh dua bersaudara Noel dan Liam Gallagher ini disebut-disebut sebagai generasi ketiga yang berhasil melakukan British Invasion di dalam dunia musik. Sejak dimulai oleh mereka, peta di dunia musik pun mulai berubah. Saat itu dunia musik dikuasai oleh pengaruh dari band-band asal Amerika Serikat yang muncul di era tahun 1980-an. Sebut saja Metallica dan Megadeth yang berhasil menjual musik trash metal yang tadinya hanya dinikmati oleh segelintir orang menjadi bahan jajanan paling laku di dunia musik saat itu. Lalu kemudian ada juga nama-nama seperti Guns’n Roses, Bon Jovi, Pearl Jam dan kemudian Nirvana yang walaupun memiliki riwayat singkat namun telah memberi pengaruh cukup besar lewat aliran musik grunge milik mereka. Oasis muncul ke dunia tepat di saat Nirvana sedang bersiap menyambut berakhirnya era kekuasaan mereka dalam dunia musik (Nirvana bubar setelah vokalis dan pemimpin band mereka Kurt Cobain meninggal dunia karena bunuh diri).

Oasis pertama kali meraih kesuksesan lewat single ketiga mereka yang berjudul Live Forever. Setelah itu mereka mengeluarkan album pertama yang bertajuk Definetely Maybe. Di bulan April 1995, mereka mengeluarkan single Some Might Say yang menjadi awal dari sukses besar yang diraih berikutnya dengan kemunculan album (What’s The Story) Morning Glory? Album ini juga memuat single yang dirilis untuk pasar di luar Inggris yaitu Champagne Supernova. Album ini bermaterikan 12 nomor dengan 2 diantaranya hanya berupa nomor instrumental singkat yang menjadi semacam prelude. Buat saya pribadi, semua lagu di nomor ini sama bagusnya dan layak masuk daftar nomor-nomor terbaik dari keseluruhan karya mereka. Diantara semua album yang pernah dikeluarkan oleh Oasis, hanya album ini yang kesemua lagunya saya suka. Secara berturut-berturut, inilah nomor-nomor yang muncul di album tersebut : Hello, Roll With It, Wonderwall, Don’t Look Back In Anger, Hey Now, (Untitled), Some Might Say, Cast No Shadow, She’s Electric, Morning Glory, (Untitled), Champagne Supernova.

Saya baru lulus SD ketika hits Wonderwall dan Don’t Look Back In Anger kerap  diputar di MTV. Dan saking keranjingannya dengan dua lagu tersebut sampai-sampai mempengaruhi saya untuk belajar gitar. Maka jadilah lagu Don’t Look Back In Anger menjadi lagu pertama yang bisa saya nyanyikan dengan gitar. Dan hingga saat ini, lagu ini menjadi “lagu wajib” bagi saya untuk dinyanyikan pada saat memegang gitar. Selalu terasa romantisme masa lalu ketika sudah sampai di bagian reffrein dari l

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s